Pemantauan Skrining & Validasi Pasien Suspek TBC
Halaman Data Skrining pada akun Puskesmas adalah pusat tindak lanjut medis (clinical triage). Petugas Puskesmas dapat memantau seluruh hasil pemeriksaan warga yang dikirimkan oleh kader binaan dari berbagai kelurahan secara langsung.
1. Membuka Daftar Skrining Pasien Wilayah
- Langkah 1: Klik menu Skrining / Data Skrining pada bilah navigasi sebelah kiri.
- Langkah 2: Sistem menampilkan tabel seluruh pemeriksaan warga di wilayah kerja Puskesmas.
tip
Klik gambar di atas untuk memperbesar tampilan tabel skrining.
2. Struktur Informasi Tabel Skrining
| Data | Penjelasan Medis & Sistem |
|---|---|
| Pasien | Nama lengkap dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) 16 digit warga yang diperiksa. |
| Kader PJ | Nama kader penanggung jawab lapangan beserta kode identitas kader. |
| Status Skrining | Label merah Suspek TBC (jika ditemukan ≥ 1 gejala utama) atau label hijau Tidak Suspek. Menampilkan juga jumlah indikasi positif (misal: 3 indikasi positif). |
| Tanggal Skrining | Waktu pencatatan pemeriksaan oleh kader. |
| Kontak & Chat WA | Nomor telepon pasien dengan tombol hijau [Chat] untuk membuka obrolan WhatsApp otomatis. |
3. Alur Klinis Tindak Lanjut Pasien Suspek (Rujukan Tes Dahak TCM)
Setelah kader menemukan warga terduga suspek:
- Langkah 1: Kader menemukan warga terduga suspek (≥1 gejala utama) saat skrining lapangan.
- Langkah 2: Data hasil skrining masuk ke dashboard Puskesmas Pembina secara real-time.
- Langkah 3: Petugas Puskesmas menghubungi pasien melalui WhatsApp atau berkoordinasi dengan kader pendamping untuk rujukan.
- Langkah 4: Pengambilan contoh dahak dan pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (TCM) dilakukan di Puskesmas.
- Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan:
- Hasil Positif: Pasien segera memulai pengobatan OAT (Obat Anti Tuberkulosis) serta dilakukan investigasi kontak erat.
- Hasil Negatif: Dilakukan evaluasi ulang kondisi pasien dan pemberian edukasi pencegahan.
